This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, January 26, 2015


Saat Muda, Ternyata Jokowi Preman dan Pemabuk

Adi Adrian - Senin, 18-11-2013 15:06
  
Saat Muda, Ternyata Jokowi Preman dan Pemabuk : aktual.co
Jokowi (Foto: Aktual.co/Istimewa)

Mungkin tak banyak yang tahu siapa sebenarnya Joko Widodo alias Jokowi di masa muda. Selama ini, yang muncul di permukaan hanya menampilkan hal-hal yang baik saja. Tapi di balik itu, Jokowi memiliki masa lalu yang kelam, bahkan Jokowi adalah pemabuk dan preman.


Jakarta, Aktual.co —  Mungkin tak banyak yang tahu siapa sebenarnya Joko Widodo alias Jokowi di masa muda. Selama ini, yang muncul di permukaan hanya menampilkan hal-hal yang baik saja. Tapi di balik itu, Jokowi memiliki masa lalu yang kelam, bahkan Jokowi adalah pemabuk dan preman.

Begitulah sekelumit cerita yang diperoleh Aktual.co dari masyarakat Solo saat berkunjung ke Keraton Kasunanan Surakarta beberapa waktu lalu.

"Pak Jokowi itu dulu preman, suka mabok, mas," cerita Tarjo mengawali perbincangan dengan Aktual.co.

Tarjo yang sehari-hari mengayuh becak itu menceritakan bagaimana Jokowi saat mudanya.

"Beliau itu mangkal di terminal Kertonadi bersama teman-temannya yang pada umumnya preman. Pak Jokowi itu juga sering mangkal di bantaran Sungai Bengawan Solo," kata Tarjo sembari menambahkan bahwa mereka yang tinggal di bantaran Sungai Bengawan Solo adalah preman juga.

Jokowi, sambungnya, juga pernah bekerja serabutan dan pernah menguasai beberapa lahan parkir. "Pernah dia berantem dengan sesama penguasa lahan parkir. Dia juga bisa selesaikan masalah dengan kekerasan dengan mengerahkan teman-teman premannya," tutur Tarjo.


1. GAJI pemain sinetron bisa mencapai puluhan juta padahal tak jarang adegan filmnya mempertontonankan pergaulan bebas, tawuran, bunuh-membunuh [terutama fim remaja] sedangkan gaji guru masih ada yang tidak lebih dari satu juta rupiah, padahal ilmu yang diajarkannya jelas bermanfaat seumur hidup.
2. Orang tua sering merasa bangga anaknya mampu juara kelas, padahal baca Al-Qur’an saja tidak becus. Harusnya anak-anak itu setidaknya bisa mengkhatamkan Al-Qur’an baru bisa disebut juara, dan masalah nilai akademis Insya Allah akan baik, karena dasar ilmu agama itu akan menjadikan karakternya kuat untuk mengejar ilmu pengetahuan setelah membaca ayat-ayat Allah yang menegaskan keutamaan menuntut ilmu.
3. Kita lebih kasihan melihat pengemis di pinggir jalan lalu sedekah seribu/ dua ribu padahal bisa jadi ‘mengemis itu profesi yang gajinya melebihi pegawai negeri’. Jika ingin sedekah, mengapa tidak kita masukkan saja ke kotak amal tempat ibadah, atau kita tabung lalu saat uang cukup banyak kita belikan kitab suci dan kita hibahkan, Insya Allah itu akan jauh lebih bermanfaat untuk memperdalam ketakwaan pada Allah, semoga pahalanya mengalir baik untuk siapapun yang membaca kitab suci tersebut maupun untuk kita sendiri.
4. Seorang anak hanya karena nilai salah satu mata pelajaran rendah di saat ulangan sampai dipukul, padahal bisa jadi nilai mata pelajaran yang lain bagus. Justru orang tua harus paham kelebihan anaknya pada mata pelajaran apa sehingga ke depannya tahu harus dimotivasi kuliah jurusan apa, bukan malah dipaksakan untuk matian-matian pada satu jenis mata pelajaran hingga bisa jadi mata pelajaran lain terabaikan.

Saturday, January 24, 2015

institusi POLRI SEKARANG SUDAH TERKONTAMINASI dan DIKUASAI OLEH OKNUM-OKNUM PELACUR POLITIK ...Terasa Jelek sekali " namamu" .. sekarang

Friday, January 9, 2015



Sudah Ada LEMBAGA UKP4 (Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan ) Malah tambah lagi KEPALA STAFF KEPRESIDENAN
APA PENDAPAT ANDA ??
KATANYA KABINET RAMPING ?..TANPA BAGI BAGI JATAH JABATAN ?
PEMERINTAHAN YANG EFISIEN & EFEKTIF ? dengan MEMBUBARKAN
Lembaga lembaga Pemerintahan yang TIDAK PERLU untuk EFISIENSI ANGGARAN katanya ...Tapi FAKTANYA ???
Tugas yang seharusnya bisa di pegang oleh Satu orang misal cukup oleh MENTERI SEKERTARIS NEGARA merangkap SEKERTARIS KABINET sekarang di pecah menjadi 2 jabatan, ??
Sudah Ada LEMBAGA UKP4 (Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan ) Malah tambah lagi KEPALA STAFF KEPRESIDENAN
------------------------------------------
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf kepresidenan akan mengemban tugas untuk merancang pola komunikasi politik dengan perseorangan dan lembaga serta memberikan informasi strategis kepada Presiden Jokowi.
Tugasnya memberikan info strategis pada Presiden, membantu Presiden merancang komunikasi politik antarlembaga dan ke publik. Membantu Presiden mengidentifikasi isu strategis, kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana Negara Jakarta, usai pelantikan Kepala Staf Kepresidenan, Rabu (31/12).
"Jadi nanti kedepannya akan ada pejabat eselon 2 yang bergerak di bidang komunikasi politik, karena berkaitan dengan informasi strategis, akan ada semacam direktur informasi strategis, di dalamnya juga akan membantu Presiden melihat pencapaian hasil pembangunan kedepan," ujar Andi.
Andi mengatakan fungsi Kepala Staf Kepresidenan akan berbeda dengan Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). "Tidak ada kaitannya dengan UKP4. Secara lembaga UKP4 sudah tidak ada lagi. Ada beberapa fungsi UKP4 yang dilakukan oleh Seskab, ada juga yang dilakukan oleh Kepala Staf Kepresidenan, jadi ini bukan pengganti UKP4. Betul betul bentukan lembaga baru," tukasnya.
Sementara itu Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ia akan fokus membantu tugas Presiden Joko Widodo.
"Kasih waktu beberapa hari nanti saya bisa komentar lebih banyak, yang penting sebagai pembantu presiden akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya untuk mempercepat penterjemahan kenginan presiden," ujar Luhut yang mengaku baru diberitahu perihal pelantikannya pada Rabu pukul 12.00 WIB. Ia mengatakan tugasnya tidak akan berbenturan dengan tugas Seskab maupun Mensesneg.http://www.republika.co.id/…/nhfrjw-tugas-luhut-beri-inform…

Thursday, January 8, 2015

Harus Diakui, Banyak Peningkatan Dalam 100 Hari Pemerintahan Jokowi
Pemerintahan Jokowi baru berusia 80 hari. Dalam rentang waktu menjelang 100 hari sejak resmi dilantik 20 Oktober 2014 lalu, ada banyak langkah besar dan gebrakan yang dibuat Jokowi.
Harus diakui, langkah dan gebrakan Jokowi melalui kebijakan-kebijakannya, menciptakan peningkatan di banyak sektor.
Apa saja peningkatannya?
Pertama, Jokowi berhasil meningkatkan harga bahan bakar minyak (BBM) melalui prosedur pengurangan subsidi. Kebijakan ini berhasil meningkatkan harga transportasi dan harga kebutuhan pokok secara signifikan.
Kedua, Jokowi berhasil meningkatkan harga listrik dengan menghapuskan subsidi bagi 12 golongan pengguna listrik, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tarif listrik termahal seperti yang diungkapkan Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi, Achmad Safiun, dalam diskusi tata kelola gas, di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Rabu, 7 Januari 2015.
Ahmad Safiun menambahkan, kalangan industri pengguna gas bumi mengeluhkan mahalnya tarif listrik di Indonesia.
“Kondisi 2014 lalu tarif listrik hampir semua golongan naik. Sekarang tarif listrik di Indonesia USD11 cent per Kwh. Bahkan di beberapa daerah sudah 12 cent. Ini harga paling mahal di dunia,” keluhnya.
Berikut data tarif listrik di beberapa negara yang diungkap Ahmad Safiun :
1. Amerika Serikat (AS) USD3 cent per kwh.
2. Bangladesh USD3 cent per kwh.
3. Vietnam USD7 cent per kwh.
4. Malaysia USD6 cent per kwh.
5. Pakistan USD6,6 cent per kwh.
6. Korea Selatan USD6 cent per kwh.
7. Indonesia USD11 cent per kwh.
“Tarif listrik mempengaruhi harga. Kami ini bergerak di industri hilir sehingga kalau terjadi perubahan pada kami akan berpengaruh langsung dengan masyarakat,” terang Achmad Safiun.
Ketiga, Jokowi berhasil meningkatkan harga gas elpiji ukuran 12kg. Kenaikan gas sebesar Rp1.500 per kg, mampu mengerek harga elpiji ukuran 12kg tersebut ke angka Rp134.700. Akibatnya pengguna elpiji ukuran 12kg beralih ke gas 3kg yang masih disubsidi pemerintah. Seperti telah dapat diduga sebelumnya, gas 3kg menjadi langka di pasaran dan harganya meningkat tajam.
Keempat, tak tanggung-tanggung, Jokowi berhasil meningkatkan hingga 400% harga tiket Kereta Api ekonomi.
Kelima, ini yang paling hebat. Jokowi berhasil menempatkan kehidupan rakyat ke tingkat penderitaan yang lebih tinggi. Dengan naiknya harga barang, transportasi, dan tingginya biaya penggunaan energi, rakyat Indonesia benar-benar semakin tercekik.
Tak salah jika rakyat harus mengakui. Jokowi berhasil meningkatkan kehidupan rakyat Indonesia. Buktinya kini, rakyat semakin tinggi tingkat kesulitan hidupnya.
Apakah setelah ini masih ada peningkatan lainnya? Mari tunggu bersama-sama
Suka · 

Tuesday, January 6, 2015

Yusril Ihza Mahendra: Gelinya Jika Pemimpin Berpenampilan Merakyat Tapi Pro Kaum Kapitalis? Hehehe….
Kalo cabe mahal rakyat disuruh nanam cabe aja biar harga cabe turun sendiri. Enak tenan jadi Pemerintah?
Kalo bbm mahal, rakyat disuruh jalan kaki aja sekalian olah raga. Enak tenan jadi Pemerintah…?
Kalau tarif langganan PDAM naik, rakyat disuruh shalat minta hujan aja, biar irit pake air PDAM. Enak tenan jadi Pemerintah? Hehe...
Kalo beras mahal, rakyat disuruh puasa Nabi Daud aja, sehari makan sehari enggak, biar hemat. Enak tenan jadi pemerintah? Hehehe….
Hehe enak tenan jadi Pemerintah. Kalau ada masalah, rakyat disuruh cari solusi sendiri. Kok bisa ya…?
Pemimpin merakyat itu bukan soal penampilan tapi pemikiran, kebijakan dan tindakannya yang pro rakyat!
Bung Karno itu penampilannya gak merakyat kok. Pakaiannya necis, pake jas pake dasi keren, kacamatanya jahud, doyan dansa dan nari lenso. Mobil Bung Karno juga bagus, istananya mentereng, punya koleksi lukisan, patung dan karya2 seni kelas dunia. Tapi siapa yg berani bilang pikiran, kebijakan dan tindakan Bung Karno tidak pro rakyat. Ada yang berani? Hehehe…..
Sungguh menggelikan jika ada pemimpin yang penampilannya merakyat tapi kebijakannya malah untungkan kaum kapitalis dan merugikan rakyat?
Oleh: Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd

Monday, January 5, 2015

BULAN Rabiul Awwal merupakan bulan di mana nabi yang paling agung, nabi yang membawa risalah terakhir dilahirkan. Hampir sebagian umat Islam khususnya di Indonesia merayakan hari lahirnya sang pembawa cahaya, yang mengeluarkan umatnya dari zaman kegelapan hingga zaman terang benderang.
Kebanyakan umat Islam merayakannya sebagai ungkapan rasa syukur dan rasa cinta yang begitu besar kepada Nabi SAW. Namun, yang perlu kita ketahui pernahkah generasi awal merayakan maulid nabi. Yang sudah tentu kita tahu, bahwa generasi awal (salafussholeh) adalah generasi yang paling dekat dengan Nabi SAW. Dan mereka yang paling tahu apa yang diingikan Nabi SAW. Karena meraka selalu hidup berdampingan dengan nabi sepanjang hayatnya.
Oleh karena itu, kita dituntut untuk tahu sejarah awal mula dirayakannya maulid Nabi SAW. Karena sesuatu perkerjaan yang tidak didasarkan atas ilmu maka akan sia sia. Sebagaimana Rasullah bersabda:
“من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد”
“Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka perbuatan tersebut tertolak,” (HR. Muslim).
Ada beberapa pendapat tentang asal mula maulid Nabi SAW. Pendapat pertama mengatakan bahwa Sholahuddin Al Ayubi yang pertama kali memulai perayaan maulid karena melihat kondisi muslimin pada waktu itu semakin jauh dengan sunah-sunah Rasullah SAW. Sedangkan para tentara salibis setiap saat siap untuk menyerang pasukan muslimin dalam sekali hantaman. Dan dengan ijtihad beliau mengadakan maulid Nabi SAW agar menumbuhkan sunah-sunah yang mulai memudar dari tubuh muslimin dan semangat juang dalam menegakkan kalimatullah.
Sedangkan pendapat kedua para ahli sejarah seperti Ibn Khallikan, Sibth Ibn al-Jauzi, Ibn Kathir, al-Hafizh al-Sakhawi, al-Hafizh al-Suyuthi dan lainnya telah bersepakat menyatakan bahwa orang yang pertama kali mengadakan peringatan maulid adalah Sultan al-Muzhaffar, bukan Shalahuddin al-Ayyubi.
Sebagaimana yang ditulis oleh ibn Khallikan dalam kitabnya Wafayat Al-A`yan menceritakan bahwa Al-Imam Al-Hafizh Ibn Dihyah datang dari Maroko menuju Syam dan seterusnya ke Irak. Ketika melintasi daerah Irbil pada tahun 604 Hijriah, beliau mendapati Sultan Al-Muzhaffar, raja Irbil tersebut sangat besar perhatiannya terhadap perayaan Maulid Nabi.
Imam Suyuthi dalam kitabnya Husn Al-Maqosid fi Amal Al-Maulid menerangkan bahwa orang yang pertama kali menyelenggarakan maulid Nabi adalah Sultan Al-Muzhaffar, penguasa dari negeri Irbil yang terkenal loyal dan berdedikasi tinggi. Mudzorofah pernah menghadiahkan sepuluh ribu dinar kepada Syekh Abu Al-Khatib Ibnu Dihyah yang telah berhasil menyusun sebuah buku riwayat hidup dan risalah Rasulullah dengan judul At-Tanwir fi Maulid Al-Basyir Al-Nazir.
Pada masa Abbasiyah, sekitar abad kedua belas masehi, perayaan maulid Nabi dilaksanakan secara resmi yang dibiayai dan difasilitasi oleh khalifah dengan mengundang penguasa lokal. Acara itu diisi dengan puji-pujian dan uraian maulid Nabi, serta dilangsungkan dengan pawai akbar mengelilingi kota diiringi pasukan berkuda dan angkatan bersenjata.


BULAN Rabiul Awwal merupakan bulan di mana nabi yang paling agung, nabi yang membawa risalah terakhir dilahirkan. Hampir sebagian umat Islam khususnya di Indonesia merayakan hari lahirnya sang pembawa cahaya, yang mengeluarkan umatnya dari zaman kegelapan hingga zaman terang benderang.
Kebanyakan umat Islam merayakannya sebagai ungkapan rasa syukur dan rasa cinta yang begitu besar kepada Nabi SAW. Namun, yang perlu kita ketahui pernahkah generasi awal merayakan maulid nabi. Yang sudah tentu kita tahu, bahwa generasi awal (salafussholeh) adalah generasi yang paling dekat dengan Nabi SAW. Dan mereka yang paling tahu apa yang diingikan Nabi SAW. Karena meraka selalu hidup berdampingan dengan nabi sepanjang hayatnya.
Oleh karena itu, kita dituntut untuk tahu sejarah awal mula dirayakannya maulid Nabi SAW. Karena sesuatu perkerjaan yang tidak didasarkan atas ilmu maka akan sia sia. Sebagaimana Rasullah bersabda:
“من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد”
“Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka perbuatan tersebut tertolak,” (HR. Muslim).
Ada beberapa pendapat tentang asal mula maulid Nabi SAW. Pendapat pertama mengatakan bahwa Sholahuddin Al Ayubi yang pertama kali memulai perayaan maulid karena melihat kondisi muslimin pada waktu itu semakin jauh dengan sunah-sunah Rasullah SAW. Sedangkan para tentara salibis setiap saat siap untuk menyerang pasukan muslimin dalam sekali hantaman. Dan dengan ijtihad beliau mengadakan maulid Nabi SAW agar menumbuhkan sunah-sunah yang mulai memudar dari tubuh muslimin dan semangat juang dalam menegakkan kalimatullah.
Sedangkan pendapat kedua para ahli sejarah seperti Ibn Khallikan, Sibth Ibn al-Jauzi, Ibn Kathir, al-Hafizh al-Sakhawi, al-Hafizh al-Suyuthi dan lainnya telah bersepakat menyatakan bahwa orang yang pertama kali mengadakan peringatan maulid adalah Sultan al-Muzhaffar, bukan Shalahuddin al-Ayyubi.
Sebagaimana yang ditulis oleh ibn Khallikan dalam kitabnya Wafayat Al-A`yan menceritakan bahwa Al-Imam Al-Hafizh Ibn Dihyah datang dari Maroko menuju Syam dan seterusnya ke Irak. Ketika melintasi daerah Irbil pada tahun 604 Hijriah, beliau mendapati Sultan Al-Muzhaffar, raja Irbil tersebut sangat besar perhatiannya terhadap perayaan Maulid Nabi.
Imam Suyuthi dalam kitabnya Husn Al-Maqosid fi Amal Al-Maulid menerangkan bahwa orang yang pertama kali menyelenggarakan maulid Nabi adalah Sultan Al-Muzhaffar, penguasa dari negeri Irbil yang terkenal loyal dan berdedikasi tinggi. Mudzorofah pernah menghadiahkan sepuluh ribu dinar kepada Syekh Abu Al-Khatib Ibnu Dihyah yang telah berhasil menyusun sebuah buku riwayat hidup dan risalah Rasulullah dengan judul At-Tanwir fi Maulid Al-Basyir Al-Nazir.
Pada masa Abbasiyah, sekitar abad kedua belas masehi, perayaan maulid Nabi dilaksanakan secara resmi yang dibiayai dan difasilitasi oleh khalifah dengan mengundang penguasa lokal. Acara itu diisi dengan puji-pujian dan uraian maulid Nabi, serta dilangsungkan dengan pawai akbar mengelilingi kota diiringi pasukan berkuda dan angkatan bersenjata.


BULAN Rabiul Awwal merupakan bulan di mana nabi yang paling agung, nabi yang membawa risalah terakhir dilahirkan. Hampir sebagian umat Islam khususnya di Indonesia merayakan hari lahirnya sang pembawa cahaya, yang mengeluarkan umatnya dari zaman kegelapan hingga zaman terang benderang.
Kebanyakan umat Islam merayakannya sebagai ungkapan rasa syukur dan rasa cinta yang begitu besar kepada Nabi SAW. Namun, yang perlu kita ketahui pernahkah generasi awal merayakan maulid nabi. Yang sudah tentu kita tahu, bahwa generasi awal (salafussholeh) adalah generasi yang paling dekat dengan Nabi SAW. Dan mereka yang paling tahu apa yang diingikan Nabi SAW. Karena meraka selalu hidup berdampingan dengan nabi sepanjang hayatnya.
Oleh karena itu, kita dituntut untuk tahu sejarah awal mula dirayakannya maulid Nabi SAW. Karena sesuatu perkerjaan yang tidak didasarkan atas ilmu maka akan sia sia. Sebagaimana Rasullah bersabda:
“من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد”
“Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka perbuatan tersebut tertolak,” (HR. Muslim).
Ada beberapa pendapat tentang asal mula maulid Nabi SAW. Pendapat pertama mengatakan bahwa Sholahuddin Al Ayubi yang pertama kali memulai perayaan maulid karena melihat kondisi muslimin pada waktu itu semakin jauh dengan sunah-sunah Rasullah SAW. Sedangkan para tentara salibis setiap saat siap untuk menyerang pasukan muslimin dalam sekali hantaman. Dan dengan ijtihad beliau mengadakan maulid Nabi SAW agar menumbuhkan sunah-sunah yang mulai memudar dari tubuh muslimin dan semangat juang dalam menegakkan kalimatullah.
Sedangkan pendapat kedua para ahli sejarah seperti Ibn Khallikan, Sibth Ibn al-Jauzi, Ibn Kathir, al-Hafizh al-Sakhawi, al-Hafizh al-Suyuthi dan lainnya telah bersepakat menyatakan bahwa orang yang pertama kali mengadakan peringatan maulid adalah Sultan al-Muzhaffar, bukan Shalahuddin al-Ayyubi.
Sebagaimana yang ditulis oleh ibn Khallikan dalam kitabnya Wafayat Al-A`yan menceritakan bahwa Al-Imam Al-Hafizh Ibn Dihyah datang dari Maroko menuju Syam dan seterusnya ke Irak. Ketika melintasi daerah Irbil pada tahun 604 Hijriah, beliau mendapati Sultan Al-Muzhaffar, raja Irbil tersebut sangat besar perhatiannya terhadap perayaan Maulid Nabi.
Imam Suyuthi dalam kitabnya Husn Al-Maqosid fi Amal Al-Maulid menerangkan bahwa orang yang pertama kali menyelenggarakan maulid Nabi adalah Sultan Al-Muzhaffar, penguasa dari negeri Irbil yang terkenal loyal dan berdedikasi tinggi. Mudzorofah pernah menghadiahkan sepuluh ribu dinar kepada Syekh Abu Al-Khatib Ibnu Dihyah yang telah berhasil menyusun sebuah buku riwayat hidup dan risalah Rasulullah dengan judul At-Tanwir fi Maulid Al-Basyir Al-Nazir.
Pada masa Abbasiyah, sekitar abad kedua belas masehi, perayaan maulid Nabi dilaksanakan secara resmi yang dibiayai dan difasilitasi oleh khalifah dengan mengundang penguasa lokal. Acara itu diisi dengan puji-pujian dan uraian maulid Nabi, serta dilangsungkan dengan pawai akbar mengelilingi kota diiringi pasukan berkuda dan angkatan bersenjata.
Oleh: Maulana Suryana Akbar, Mahasantri Ulil Albab, Universitas Ibnu Khaldun Bogor BULAN Rabiul Awwal merupakan bulan di mana nabi yang paling agung,...
ISLAMPOS.COM|OLEH ISLAMPOS

Jokowi dituding bohong besar, Premium seharusnya Rp 5.714/liter
Merdeka.com - Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono menyebut pemerintahan Jokowi-JK bohong besar soal hitungan subsidi BBM di Indonesia. Arif menyebut saat ini masyarakat tidak disubsidi tetapi justru malah pemerintah mendapatkan keuntungan besar dari penjualan BBM jenis Premium.
Tidak hanya menuding, Arif membeberkan hitungan harga BBM subsidi di Indonesia yang mengikuti mekanisme pasar. Dengan menggunakan dasar perhitungan (MOPS) yang di terapkan oleh pemerintah Jokowi JK dengan harga sebesar rata rata Gasoline (BBM) USD 60,203 FOB ditambah Pajak Pertambahan Nilai 10 persen (VAT Local) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 5 persen maka didapat harga BBM sebesar USD 69,23345 per barel.
Jika ditambahkan dengan biaya penyimpanan dan margin keuntungan sebesar 5 persen equivalen USD 3,46 per barel dari harga BBM yang di impor maka didapati harga BBM sampai ke konsumen sebesar USD 72,69 (dibulatkan )," beber Arif dalam keterangannya kepada redaksimerdeka.com di Jakarta, Minggu (4/1).
Dengan harga USD 72,69 per barel untuk harga BBM sesuai mekanisme pasar maka harga per liter BBM adalah USD 72,69 x Rp 12.500 = Rp 908.668 ( asumsi nilai kurus rupiah terhadap USD). "Maka harga per liternya BBM sebesar Rp 908668 /159 liter = Rp 5.714 per liter."
Menurut Arif, dengan penetapan harga BBM jenis Premium sebesar Rp 7.600 per liter sesungguhnya masyarakat tidak disubsidi tetapi justru pemerintah mendapatkan keuntungan besar dari penjualan BBM premium dengan selisih keuntungan Rp 1.886 per liter dan ditambah pajak PPN dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar Rp 707.
"Ini merupakan kebohongan public yang dilakukan oleh pemerintah dalam menjual BBM pada masyarakat," tutupnya. [idr]
Suka ·  ·  · 18.0303.7573.700

Riwayat penyapu mesjid ini (yg tersebar di berbagai kitab hadist shahih), menunjukkkan bahwa Rasul sangat peduli pada mereka disekelilingnya, bahkan orang-orang 'kecil' yg terabaikan masyarakat. Bagaimana dengan kita? Pernahkah kita sapa, ajak ngobrol penyapumesjid di kampus, komplek kita? Pengurus panti asuhan? Pak pengumpul sampah? Penyapu jalanan? Pernahkah kita peduli bagaimana anak mereka? Sakitkah, atau ibu mereka, dikampungkah?
Yuk kita teladani junjungan kita, yang tercinta Rasulullah saw
Wahai Teman, Shalahuddin al Ayyubi benar, butuh psikologi massa, gerakan massal untuk membangunkan kecintaan pada Rasul yang massal juga untuk menggerakkan umat Islam ke arah yang lebih baik. Biarlah tanggal lahir beliau menjadi urusan sejarahwan, urusan kita adalah menjadikan momen ini, momen mengingatkan kita sendiri, sahabat, teman, kenalan, siapapun untuk kembali belajar, mengingat dan meneladani sosok, ajaran, sikap Rasulullah saw sepenuhnya, seutuhnya.
Suka ·  ·  · 212246

Thursday, January 1, 2015

Doa Simpel Awal Tahun
"Ya Allah yaa Rab....jadikanlah keluarga dan anak turun hamba bermental Jokowi, hindarkanlah dari sifat Jonru"
Amien....

Doa Simpel Awal Tahun
"Ya Allah yaa Rab....jadikanlah keluarga dan anak turun hamba bermental Jokowi, hindarkanlah dari sifat Jonru"
Amien....

Friday, December 19, 2014

Rachmawati : Menghancurkan Islam Adalah Strategi Asing Kuasai Indonesia

Rachmawati : Menghancurkan Islam Adalah Strategi Asing Kuasai Indonesia
Rachmawati : Menghancurkan Islam Adalah Strategi Asing Kuasai Indonesia
Jakarta (lasdipo.com) – Menghancurkan Islam di Indonesia adalah salah satu strategi yang dikembangkan pihak asing yang sejak lama ingin memecah belah dan menguasai Indonesia.
Strategi menghancurkan Islam dan memporakporandakan persatuan umat Muslim di Indonesia ini didasarkan pada kenyataan bahwa Islam, seperti studi sejarawan George Mc. Turnan Kahin pada masa revolusi fisik melawan Belanda, adalah salah satu pondasi penting Indonesia.
Demikian dikatakan Ketua Front Pelopor Rachmawati Soekarnoputri dalam perbincangan dengan RMOL.
Upaya memojokkan Islam dan umat Muslim di Indonesia semakin gencar dilakukan menyusul serangan yang menghancurkan menara kembar WTC di New York pada 11 September 2001.
Sejak peristiwa itu, Amerika Serikat menyatakan perang terhadap kelompok ‘teroris’ yang melakukan serangan itu. Dalam waktu yang cukup singkat, kampanye melawan ‘teroris’ itu tak lebih seperti perang melawan Islam, dimana kelompok umat Muslim yang menentang dominasi dan kolonialisasi gaya baru yang dipraktikkan AS dan sekutunya dengan mudah diperlakukan sebagai ‘teroris’.
“Sejak 2001 negara adikuasa itu menyataan perang terhadap dan termasuk kepada negara-negara Muslim yang masuk dalam ‘poros setan’ seperti Irak, Libya, Iran,” ujar Rachma.
“Indonesia termasuk jadi sasaran mereka dalam upaya menghancurkan Islam,” sambungnya.
Lebih jauh Rachma mengatakan bahwa Indonesia sudah lama menjadi subordinasi atau satelit AS.
Peristiwa penculikan enam jenderal dan seorang perwira muda TNI Angkatan Darat pada dinihari 1 Oktober 1965 lalu merupakan batu loncatan yang mereka gunakan untuk menjatuhkan Sukarno.
“Mereka dibantu oleh antek-antek nekolim dan oknum-oknum dalam negeri. Secara silent pula Indonesia bekerjasama di bidang intelijen dengan AS dan CIA,” sambungnya.
Hal ini sebut Rachma lagi, misalnya dapat dibaca dalam buku yang ditulis Willem Oltman terbitan 2001.
Kata Rachma lagi, kerjasama intelijen dengan AS semakin erat pasca 2001. Sejak itu pula berbagai penyiksaan dilakukan terhadap orang-orang yang diduga menjadi bagian kelompok ‘teroris’.
Metode ini bukannya memperlemah semangat anti AS, sebaliknya semakin membuat api kemarahan terhadap AS membesar. Pada gilirannya, reaksi keras kelompok-kelompok Muslim yang ingin membalas kekejaman AS itu malah dikampanyekan AS sebagai bukti ‘terorisme’ yang melibatkan umat Muslim padahal mereka hanya bertahan. (rmol/lasdipo)
Rep: Muhammad Ishaq
Editor: Muhammad Ishaq

REVOLUSI MENTAL ......PRAMUKA

Dunia maya heboh dengan foto Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengenakan seragam Pramuka dengan rok terlalu pendek. Dikutip dari situs wikipedia.org, rok untuk seragam Pramuka seharusnya panjang 5 cm di bawah lutut. Namun, rok yang dikenakan Puan justeru diatas lutut. Puan saat itu hadir membuka Pertiwana Tingkat Nasional Pramuka di Cibubur Jakarta Timur.

Foto Puan mengenakan rok Pramuka terlalu pendek ini dikirim oleh akun facebook Abah EryHan ke grup facebook Sejuta Pramuka di Facebook pada 16 Desember 2014.

Seragam Pramuka apa Waiters BAR....
REVOLUSI MENTAL ......PRAMUKA
Dunia maya heboh dengan foto Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengenakan seragam Pramuka dengan rok terlalu pendek. Dikutip dari situs wikipedia.org, rok untuk seragam Pramuka seharusnya panjang 5 cm di bawah lutut. Namun, rok yang dikenakan Puan justeru diatas lutut. Puan saat itu hadir membuka Pertiwana Tingkat Nasional Pramuka di Cibubur Jakarta Timur.
...Lihat Selengkapnya

Thursday, December 18, 2014

Rahasia: Mengapa Jokowi Dipaksakan Nyapres pada 2014 ???

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Sebenarnya, mencalonkan Jokowi sebagai Capres untuk 2014 ini sangatlah RISKAN dan mengandung bahaya politik besar. Bahaya bukan hanya buat sosok Jokowi, tapi juga untuk kepentingan warga Jakarta, kepentingan rakyat Indonesia, dan dunia politik itu sendiri.
Secara itung-itungan politik, mencapreskan Jokowi bagi PDIP adalahbunuh diri. Mengapa demikian? Karena PDIP akan pecah kongsi dengan Prabowo-Gerindra. Itu sudah otomatis. Kemudian, PDIP akan dimusuhi oleh warga DKI Jakarta yang merasa dikhianati oleh Jokowi. Warga Jakarta yang semula dukung Jokowi (anti Foke) otomatis akan menjadi lawan PDIP. Padahal dalam tradisi politik di Indonesia, kemenangan di Jakarta sangat menentukan, karena ini adalah daerah khusus ibukota.
Karakter Harimau
Karakter Harimau
Sangat mungkin, dengan mencapreskan Jokowi, justru suara PDIP akan mengalami kemerosotan hebat. Mengapa? Karena partai ini dianggap ingin menang sendiri. Saat Jokowi lagi laku-lakunya di media, karena dukungan sponsor Mafia China yang intensif untuk membentuk pencitraan; PDIP mengakuisisi Jokowi. Sebaliknya, di mata semua partai yang punya kandidat capres masing-masing, mereka merasa marah dengan naiknya Jokowi melalui dukungan palsumedia. Mereka pasti tidak rela kursi RI-1 jatuh ke tangan capres selain dari kubu mereka sendiri. Nah, di sini PDIP bisa dikeroyok oleh semua kekuatan politik.
Di sisi lain, pencapresan Jokowi tidak didukung oleh prestasi, kinerja, dan capaian positif. Di Solo masih meninggalkan seabreg masalah dan kasus hukum. Di Jakarta, apalagi. Jokowi nyaris baru blusukan kesana kemari, sambil tidak jelas apa hasilnya. Dalam pertarungan pilpres nanti, pasti rakyat akan melihat hasil kerja, bukan citraan. Bayangkan, kalau nanti Jokowi kampanye Pilpres, dia akan membuat janji-janji apalagi, wong janji-janjinya saat Pilkada DKI tidak ada yang direalisasikan dengan beres? Nanti dia akan jadi kandidat presiden yang paling banyak dicaci. “Halah ngibul, gombal, banyak omong. Janji segunung, hasil nol besar.”
Singkat kata, mencalonkan Jokowi sebagai Capres PDIP adalah blunderbesar yang telah merusak reputasi partai itu selama 10 tahun terakhir. PDIP yang telah dikesankan oleh rakyat, bukan atas dasar surve dan pooling abal-abal ya, sebagai partai oposisi yang konsisten, sekarang harus ketar-ketir menyelamatkan mukanya. Dan pasti, pencapresan Jokowi itu akan membelah kekuatan PDIP menjadi dua, barisan pro dan kontra. Itu pasti. Meskipun PDIP berusaha mati-matian menyembunyikannya.
Mengapa Megawati tega menikam partainya sendiri demi memuluskan jalan bagi Jokowi untuk nyapres pada 2014?
Kemungkinan itu terjadi karena SANGAT KUATNYA tekanan dari Mafia China ke kubu Megawati. Ada kabar menyebutkan, sebelum pengumuman pencapresan dilakukan, sekitar 75 pengusaha besar China, datang ke Lenteng Agung untuk menekan Mbak Mega. Katanya, mereka sedia siapkan dana 2 triliun untuk pemenangan Jokowi.
Tapi tekanan ini bisa jadi lebih besar dari itu. Ia menyangkut hajat bisnis keluarga Megawati sendiri dan keselamatan posisi politiknya. Kami menduga, jaringan mafia pengusaha China itu menekan Mbak Mega minimal dalam dua poin: (a). Mereka akan melibas binis CPO/produksi minyak sawit yang selama ini deras menafkahi keluarga Megawati, sejak era Mega menjadi Presiden RI 2001-2004 lalu; (b). Mereka mengancam akan buka-bukaan soal data korupsi/pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Mega dan keluarga. Dengan tekanan begitu, tentu sangat sulit bagi Mega dan kawan-kawan untuk mendiamkan ajuan mafia China.
Oh ya, apa rahasia di balik pencapresan Jokowi ini? Masih ada rahasia lain yang lebih “menggiurkan”?
Sebenarnya, para mafia China juga tahu bahwa pencalonan Jokowi sangat berisiko. Risiko terbesar adalah mengundang amarah politik/sosial Umat Islam yang telah dikalahkan dalam Pilkada Jakarta sehingga terpilih Ahok sebagai wakil gubernur. Pencapresan Jokowi jelas akan menaikkan Ahok sebagai Gubernur DKI. Dan kita tahu sendiri, dalam kepemimpinannya Ahok lebih seperti orang stress daripada seorang Wakil Gubernur. Omongan dia lebih mirip ucapan preman Cilitan atau Kampung Rambutan, daripada seorang pejabat birokrasi.
Bagi kalangan mafia China, lebih suka damai-damai saja, ekonomi lancar, kehidupan normal, daripada situasi konflik sosial membara dimana-mana. Loyalitas mereka ke uang. Mereka cuma butuh “tempat aman dan waktu tenang” untuk cari uang. Kalau ada semboyan “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”; di mata mafia China semboyan itu diubah jadi: “Dari duit, oleh duit, dan untuk duit.” Ini benar-benar nyata. Duit telah menjadi ILAH yang diibadahi dan diberikan loyalitas sempurna.
Mereka dengan sangat terpaksa memilih Jokowi karena mereka SANGAT KETAKUTAN kepada sosok Prabowo Subianto yang dalam Pilpres 2014 ini diperkirakan akan merajai arena. Konon, tak ada satu pun sosok lain, setelah SBY, yang bisa menandingi Prabowo. Para mafia China sangat takut dengan ide kemandirian, kedaulatan, kerakyatan yang diusung oleh Prabowo. Bagi mereka, membiayai kemenangan Jokowi meskipun harus mengeluarkan uang 10 triliun rupiah, tidak masalah. Asalkan jangan Prabowo yang menang.
Mereka tak peduli Jokowi tak punya prestasi, tak becus ngatur Jakarta, khianat pada kepercayaan rakyat, melanggar janji-janji, dan seterusnya. Mereka tak peduli semua itu. “Persetan dengan prestasi Jokowi!” Begitu kira-kira omongan mereka. Mereka semata-mata hanya TIDAK INGIN MELIHAT NEGARA INDONESIA DIPIMPIN OLEH PRABOWO. Sekalipun sebenarnya yang membawa Jokowi ke Jakarta adalah Prabowo sendiri. Maka itu uang miliaran-triliunan siap dihambur-hamburkan, untuk mengangkat pamor Jokowi dan hancurkan pamor Prabowo.
Mengapa mereka begitu phobia dengan Prabowo? Mengapa mereka tidak bisa menerima Prabowo, padahal tokoh itu sudah melakukan “operasi plastik politik” sangat ekstrem seperti para selebritis Korea?
Prabowo sudah melakukan segala-galanya untuk mengubah citra dirinya. Dari pro rakyat, jadi pro kapitalis. Dari anti China, jadi shohiban sama China. Dari dekat ke Islam, jadi membuat marah Umat Islam. Dari konsep kemandirian, jadi konsep “pasar bebas”. Dari kesan militeristik jadi pejuang demokrasi sejati. Dan seterusnya. Kalau ada yang belum berganti dari sosok Prabowo paling dua hal: agama dan jenis kelamin.
Lulunya Kambing
Lucunya Kambing
Nah, mengapa kaum mafia China masih belum percaya juga dengan semua “operasi plastik” Prabowo Subianto itu?
Ya alasannya kembali ke filosofi dasar hidup mereka. Kaum mafia China kan terkenal dengan slogan: “Dari duit,oleh duituntuk duit.” Dalam konteks ini, mereka jadi sangat paranoid terhadap perubahan sistem pemerintahan yang akan berdampak pada perubahan income dan kekayaan mereka.
Di mata mafia China berlaku prinsip semacam ini: “Jangan pernah menunggu harimau akan berubah menjadi kambing. Lebih baik kamu perlakukan semua hewan sebagai harimau.” Ini adalah tingkat kewaspadaan tertinggi dalam penjagaan aset-aset kekayaan. Mereka tak mau ambil risiko dengan menerima kemungkinan perubahan ideologi atau pemikiran seseorang.
Hal yang sama juga berlaku bagi PKS. Meskipun Anis Matta sudah mendatangkan grup penyanyi gereja dari NTT untuk manggung di tengah perhelatan massa mereka di Senayan. Tetap saja, semua itu tak akan mengubah pendirian mafia China terhadap PKS. Sama sekali tak akan mengubah apapun. Dasarnya ya filosofi tadi: “Jangan pernah menunggu harimau akan berubah menjadi kambing…
Filosofi dasar kaum mafia China ini susah berubah, dengan cara apapun, karena ia merupakan kunci eksistensi mereka di perantauan. Hal itu sudah berlaku dalam lintasan sejarah selama ribuan tahun. Ini sudah clear dan sulit berubah. Ia sudah inheren dengan kebudayaan oriental. Kalau berubah, justru eksistensi jadi taruhan. Meminjam kata Nabi SAW: “Pena-pena sudah diangkat, lembaran-lembaran sudah ditutup.”
Tak mungkin “operasi kamuflase politik” akan mengelabui mereka. Jangan meremehkan sejarah mereka, ribuan tahun. Maka itu harusnya kalau berpolitik yang LURUS-LURUS saja. Satu muka, satu pendirian, satu integritas. Jangan suka mencla-mencle!
Demikian yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More